pemecahan masalah, pengembilan keputusan dan dasar perencaan

October 5, 2011

Management Class (Kuliah Manajemen) – Department of Management, College of Economics and Management – Bogor Agriculture University

 

Lecture Prof. dr. Ir. Ujang sumarwan, M.Sc.

 

Session 1

 

Pemecahan masalah, pengambilan keputusan dan dasar perencanaan

 

Mega Sulistyaningrum – Department or Animal Production and Technology, College of Animal Science – Bogor Agriculture Univerity

Masalah yang umum dihadapi oleh mahasiswa tingkat akhir tidak lain dan tidak bukan adalah serangkai panjang penyusunan tugas akhir. masalah ini juga yang sedang dihadapi oleh salah seorang mahasiswa, maksud hati ingin menyelesaikan satu dari sekian banyak rangkaian itu dengan mendaftar seminar di semerter 7. ternyata nasib baik belum berpihak padanya. dia memperkirakan mendapat jadwal seminar di bulan november ternyata malah mendapat jadwal tanggal 14 oktober. masalh yang dihadapinya yaitu dalam waktu 3 minggu dia harus menyelesaikan proposal penelitian, makalh seminar, tanda tangan surat pengajuan tugas akhir dan masih banyak yang lainnya.

ditengah jadwal kuliah dan laporan yang menjadi tanggung jawabnya dia dituntut mengambil keputusan-keputusan yang tepat untuk masalh yang dihadapinya.

beberapa langkah dalam pengambilan keputusan yang dapat dilakukan yaitu…

pertama, berpikir optimis bahwa dalam waktu yang singkat bisa menyelesaikan semuanya

kedua, sesegera menyelesaikan penyusunan proposal dan makalah seminar serta  meminta persetujuan dosen pembimbing

ketiga, melengkapi berkas-berkas persyaratan untuk seminar

keempat, melatih diri dan mempersiapkan persentasi sebaik mungkin.

kelima, mendekatkan diri pada ALLAH dan memperbanyak berdoa semoga dilancarkan.

kelima keputusan ini lah yang harus dijalani dan dikerjakan secara sungguh-sungguh.

 

RENCANA JANGKA PENDEK (1TAHUN)

rencana-rencana jangka pendek yang ingin dikerjakan oleh salah satu mahasiswi tingkat akhir antara lain

bulan november sampai februari pelaksanaan penelitian, bulan februari sampai bulan juni menyelaikan penyusunan skripsi, bulan februari menjadi asistem praktikum 2 mata kuliah, bulan juli sidang skripsi dan bulan agustus 2012 wisuda.

 

RENCANA JANGKA PANJANG (4TAHUN)

agustus 2012 wisuda, september 2012 kerja ditempat yang sesaui dengan bidang yang selama ini dipelajari, januari 2013 mengembangkan kegiatan dengan memulai berwirausaha pemeliharaan ayam broiler skala 1500 ekor. berkeliling daerah memberikan pelatihan dalam bidang pengembangan peternakan Indonesia target daerah di seluruh Jawa Timur.  2014 mencari pasangan hidup, 2014 mengembangkan skala usaha dengan meningkat menjadi 4000 ekor, 2014 pelatihan di wilayah jawa. 2015 mengembangkan usaha menjadi dari hulu hingga hilir.

 

Filed in Uncategorized at 1:40 pm

no comments

September 28, 2011

Management Class (Kuliah Manajemen) – Department of Management, College of Economics and Management – Bogor Agriculture University

 

Lecture Prof. dr. Ir. Ujang sumarwan, M.Sc.

 

Session 1

 

Organisasi global

 

Mega Sulistyaningrum – Department or Animal Production and Technology, College of Animal Science – Bogor Agriculture Univerity

seperti perusahaan Sampurna memberikan tindakan sosial di bidang pendidikan. hal apa lagi yang didapat oleh perusahaan selain mendapatkan citra yang baik di masyarakat apa ada hal lain yang didapat

Filed in Uncategorized at 3:47 pm

no comments

Antara praktikum dan bergaya

September 21, 2011

Produk hasil peternakan ada 3 produk yang pertama hasil utama (daging, susu, telur), hasil ikutan (kulit, ceker, jeroan ayam) dan hasil sampingan (feses). Feses yang sangat sangat saya yakini banyak orang yang jijik melihatnya tapi dapat dimanfaatkan tentunya dengan pengolahan. salah satu pemanfaatanya yaitu dengan diolah menjadi biogas…..

Biogas adalah gas yang dihasilkan dari proses penguraian bahan-bahan organik oleh mikroorganisme pada kondisi minim oksigen (anaerob). Komponen biogas antara lain sebagai berikut : ± 60 % CH4(metana), ± 38 % CO2 (karbon dioksida) dan ± 2 % N2, O2, H2, & H2S. Biogas dapat dibakar seperti elpiji, dalam skala besar biogas dapat digunakan sebagai pembangkit energi listrik, sehingga dapat dijadikan sumber energi alternatif yang ramah lingkungan dan terbarukan. Sumber energi Biogas yang utama yaitu kotoran ternak Sapi, Kerbau, Babi dan Kuda. Nah kemarin dalam praktikum pengolahan limbah mencoba membuat digester dengan menggunakan plastik tabung. prinsipnya kotoran sapi perah yang menjadi bahan dasarnya dibiarkan menguap dan gasnya kita tampung dengan merangkai alat. alatnya yang diperlukan sederhana. dibutuhkan plastik, paralon, selang,karet pengikat dll…ini dia teman IPTP yang giat dan serius praktikum.

yang dilakukan mereka adalah membuat lubang galian untuk menanamkan digesternya….cukup besar lubang yang dipergunakan karena pada pembuatan digester kali ini menggunakan 10 drum fefes sapi perah yang telah dicampur air dengan perbandingan 1:2. kalau yang cowok kerja lain yang cewek juga gak kalah sibuk……yupz sibuk foto-foto tapi bukan gabut kita membantu dengan doa dan semangat.

beda lagi klo yang dilakukan sama mereka……

kelompok bimbang ini antara kerja dan bergaya…..sambil mengaduk feses tetap action…hahaha. apapun itu praktikum ini sangat bermanfaat. manfaat dari biogas ini selain meningkatkan nilai guna dari feses itu sendiri tetapi juga berguna untuk bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan. biogas tidak menghasilkan limbah yang berbayaha untuk atmosfer. Gas metana dalam biogas bisa terbakar sempurna. Sebaliknya, gas metana dalam bahan bakar fosil tidak bisa terbakar sempurna dan akan membahayakan lingkungan. Biogas mengandung 75% metana. Semakin tinggi kandungan metana dalam bahan bakar, semakin besar kalor yang dihasilkan. Oleh karena itu, biogas juga memiliki karakteristik yang sama dengan gas alam. Sehingga jika biogas diolah dengan benar, biogas bisa digunakan untuk menggantikan gas alam. Dengan demikian jumlah gas alam bisa dihemat.contoh pembuatan digester sederhana dengan menggunakan plastik.

tertarik untuk belajar dalam pemanfaatan limbah….jangan segan-segan bergabung dengan kami dalam keluarga besar IPTP…..

Filed in Uncategorized at 10:52 am

no comments

Lingkungan global

Management Class (Kuliah Manajemen) – Department of Management, College of Economics and Management – Bogor Agriculture University

 

Lecture Prof. dr. Ir. Ujang sumarwan, M.Sc.

 

Session 1

 

Mengelola Dalam Lingkungan Global

 

Mega Sulistyaningrum – Department or Animal Production and Technology, College of Animal Science – Bogor Agriculture Univerity

 

Dewasa ini telah terjadi peningkatan aktifitas yang sangat pesat di dalam perdagangan. Perdagangan sekarang tidak hanya berkutat dalam suatu wilayah saja, namun telah mencapai lintas Negara. Perdagangan bebas atau perdagangan internasional dapat didefinisikan sebagai tidak adanya hambatan buatan (hambatan yang diterapkan pemerintah) dalam perdagangan antar individual dan perusahaan yang berada di Negara yang berbeda. Terdapat tiga sifat dasar yang dimiliki manajer dalam berbisnis secara intenasional yaitu sikap etnosentris, polisentris dan geosentris. Telah banyak asosiasi perdagangan yang dibentuk baik Negara maju maupun berkembang misalnya Uni Eropa, ASEAN, NAFTA atau WTO. Asosiasi tersebut dibentuk mentuk meningkatkan taraf ekonomi diantara anggotanya dan dapat digunakan sebagai proteksi terhadat Negara-negara lain yang ingin masuk di pasar negara kita. Terdapat tahapan-tahapan yang harus dikerjakan jika perusahan kita ingin mencapai pasar internasional tahapan pertama dengan ikut berpartisipasi dalam kegitan perdagangan dunia misalnya ekspor atau impor. Kedua dengan melakukan mitra bersama perusahaan asing, dan yang terakhir dengan melakukan kegiatan internasional yang mapan misalnya dengan membuka anak perusahaan, waralaba,pemberian lisensi dan joint venture. Hal pnting yang harus diingat jika akan memasuki bisnis global adalah adanya perbedaan dengan Negara asal. Perbedaan itu baik perbedaan hukum, politik, sistem ekonomi dan yang terpenting perbedaan budaya. Perbedaan budaya dapat menjadi suatu hambatan dalam pengembangan lingkungan global, namun hal tersebut dapat diatasi jika kita telah mengenal kebudayaan setempat. Karakteristik manajer-manajer asing yang bekerja di sini akan menyesuaikan dengan kebudayaan kita atau bahkan dapat memberikan dampak terhadap kebudayaan kita. Sebagai contoh sifat dari orang-orang luar yang tepat waktu dapat berdampak memberikan perubahan terhadap budaya Indonesia yang sering ‘ngaret’ menjadi disiplin waktu atau orang asing yang beradaptasi untuk tidak berbicara lugas menyesuaikan kebudayaan kita.

Bagaimana keterlibatan Indonesia sejauh ini terhadap bisnis global? Seperti yang kita ketahu bahwa semakin banyak produk-produk luar yang masuk ke dalam negeri, tidak hanya itu banyak perusahaan asing yang membuka cabang atau bahkan berinvestasi membuka perusahaan baru di Indonesia. Adanya bisnis global membawa dampak positif dan negatif. Dampak negatif yang dapat dirasakan yaitu perusahaan lokal yang tidak mampu bersaaing akan mengurangi jumlah produksinya atau bahkan gulung tikar. Dampak positifnya dapat meningkatkan standar hidup melalui teori keuntungan komperatif dan ekonomi skala besar. Perjanjian kerja sama antara Cina-Indonesia mencatat Indonesia mengalami defist sebesar US$ 4 miliar. Berdasarkan data ini dapat dilihat bahwa Indonesia masih membutuhkan langkah-langkah pengembangan dalam pertisipasi di bisnis global. Cara baik dan mudah untuk menjadi bagian dan pemenang di pasar global dengan cara meningkatkan dan mengintegrasikan nilai-nilai lokal dalam aktivitas penisnis nasional. Strategi ini membuat pebisnis local lebih menarik untuk dijadikan mitra perusahaan global atau setidaknya menjadi pesaing yang disegani.

Filed in Uncategorized at 9:32 am

no comments

Mengelola dalam Lingkungan Global

September 14, 2011

Management Class (Kuliah Manajemen) – Department of Management, College of Economics and Management – Bogor Agriculture University

 

Lecture Prof. dr. Ir. Ujang sumarwan, M.Sc.

 

 

MENGELOLA DALAM LINGKUNGAN GLOBAL

 

Mega Sulistyaningrum – Department or Animal Production and Technology, College of Animal Science – Bogor Agriculture Univerity

  1. Salah satu tahapan suatu perusahaan menjadi global yaitu dengan melakukan mitra dengan perusahaan luar. Hal apa saja dan langkah seperti apa yang harus dipersiapkan agar perusahaan tersebut mau bermitra dengan kita ?
  2. Dalam sebuah artikel yang pernah saya baca beberapa waktu lalu, ada sebuah spanduk besar terpasang di stadion GBK darisalah satu perusahaan sepatu internasional yang menyatakan dukungannya terhadap persepak bolaan Indonesia. Tak hanya itu bintang dalam posternya juga pemain Timnas. Dengan cara seperti itu menurut saaya perusahaan tersebut mampu menarik simpati dan mampu mengelola perusahaan masuk dalam lingkungan budaya lokal. Pertanyaan saya apa dampak yang akan dirasakan oleh perusahaan lokal dari strategi yang dilakukan oleh perusahaan asing tersebut dan bagaimana cara mengatasi dampaknya ?

 

 

Filed in Uncategorized at 2:41 pm

no comments

DIMENSI BUDAYA YANG TERDAPAT DI KELAS

Management Class (Kuliah Manajemen) – Department of Management, College of Economics and Management – Bogor Agriculture University

Lecture Prof. dr. Ir. Ujang sumarwan, M.Sc.

DIMENSI BUDAYA YANG TERDAPAT DI KELAS

Nama kelompok : Fitria Sofi Utami (D14080030), Nia Nuzul (D14080213), Mega Sulistyaningrum (D14080223), Murbandini Dwi (D14080268)

Menurut kelompok kami budaya yang terdapat di kelas berdasarkan tujuh dimensi budaya organisasi adalah :

  1. Perhatian yang mendetail

Kondisi saat dosen mengajar di kelas, pada awalnya mahasiswa fokus terhadap materi yang disampaikan oleh dosen yaitu bapak Ujang. Namun, pembelajaran dapat berjalan kondusif saat bapak ujang dapat mengemas materi dengan baik dan dapat menguasai kelas. Misalnya dengan menyelingi cerita humor dan bercerita tentang pengalaman bapak ujang sehingga dapat memberikan suatu motivasi tersendiri untuk kami, suasana menjadi lebih santai serta adanya kedisplinan yang diterapkan membuat kami menjadi seseorang yang bertanggaung jawab.

 

  1. Orientasi Hasil

Dosen memberikan materi pada saat kuliah tidak hanya berorientasi pada hasil nilai dan ujian semata. Akan tetapi untuk lebih memahami, bapak ujang memberikan tugas supaya mahasiswa lebih memahami materi yang telah disampaikan. Karena mahasiswa memiliki tujuan yang sama dari berbagai departemen yang berbeda sehingga harus berusaha untuk meraihnya.

 

Filed in Uncategorized at 1:08 pm

no comments

perilaku organisasi

August 23, 2011

Management Class (Kuliah Manajemen) – Department of Management, College of Economics and Management – Bogor Agriculture University

Lecture Prof. dr. Ir. Ujang sumarwan, M.Sc.

Session 1

Perilaku Organisasi

 

Mega Sulistyaningrum – Department or Animal Production and Technology, College of Animal Science – Bogor Agriculture Univerity

 

Perilaku Organisasi merupakan suatu disiplin ilmu yang mempelajari perilaku individu, kelompok, serta dampakyang ditimbulkan terhadap kinerja yang dicapai. Teori perilaku organisasi melibatkan beberapa studi yang terkait didalamnya antara lain studi tentang Sumber daya manusia dan psikologi industri serta perilaku organisasi. Beberapa tokoh yang mendukung teori ini terdiri dari Robert Owen (1771-1858) dikenal sebagai bapak manajemen personalia dan pendiri gerakan koperasi konsumsi. Faktor yang mendapat perhatian dari Robert adalah faktor produksi mesin dan tenaga kerja. Perawatan terhadap kerja mesin-mesin produksi dengan baik serta memberikan perhatian yang baik terhadap tenaga kerja dapat memberikan output yang lebih besar untuk suatu perusahaan. Mary Parker Follett (1868-1933) sebagai penghubung antara teori klasik dengan hubungan dengan manusia. Penerapan psikologi dalam perusahaan, industry dan perusahaan dengan proses intregasi. Chaster I. Barnard (1886-1961) menyatakan bahwa organisasi merupakan suatu kegiatan yang diarahkan pada suatu tujuan yang ingin di peroleh. Teori yang dikembangkan adalah teori penerimaan. Dimana seorang karyawan/bawaah akan menerima perintah yang diberikan untuknya dan akan menjalankan jika dia memahami dan mampu mengerjakan untuk mencapai tujuannya. Hugo Munsterberg (1863-1916) dalam sebuah buku yang ditulisnya berjudul Psikology and Industrial Efficiensy dia dijuluki sebagi bapak psiologi industry. Pencapain siatu tujuan produktivitas hal yang harus diperhatikan antara lain penemuan best possible person, penciptaan best possobel work dan penggunaan best possible effect.

 

 

 

Filed in Uncategorized at 4:03 pm

no comments

Alasan masuk IPTP

November 25, 2010

Peternakan merupakan pilihan kedua saya ketika saya mendaftarkan diri ke Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui USMI. Selama masa Tingkat Persiapan Bersama (TPB) dari kedua departemen yang ada saya sangat tertarik untuk masuk ke departemen INTP. Akan tetapi setelah ada pertemuan dengan kakak kelas yang menjelas tentang gambaran kedua departemen di fakultas peternakan itu seperti apa saja, saya mulai tertarik memilih IPTP. Ketertarikan saya semakin meningkat dan yakin memilih IPTP setelah kita semua mahasiswa peternakan dikumpulkan oleh Fakultas. Akhirnya saya menuliskan IPTP sebagai pilihan saya. Bagi yang ingin mengetahui lebih lengkap tentang IPTP silahkan klik di sini

Alasan yang mendasari saya memilih IPTP karena mendengar cerita bahwa kalau masuk IPTP itu seru, banyak masak-masaknya dan otomatis banyak makanan. Kedua karena saya mulai tertarik untuk mengelola peternakan dimulai dari hulu hingga hilir. Tidak hanya mengajarkan tentang bangaimana memproduksi suatu ternak tetapi juga bagaimana penangan atau pengolahan pasca panen hingga pengolahan limbah.

Peningkatan produksi ternak sekarang ini telah banyak mengalami kemajuan misalnya saja dengan teknik Inseminasi buatan (IB) dan transfer embrio (TE). Selain itu peningkatan juga dilakukan dari segi mutu genetik melalui seleksi dan persilangan. Pengolahan pasca panen berkaitan bagaimana membuat produk olahan dari daging (sosis, bakso, kornet nugget), bagaimana penyimpanan produk peternakan dengan cara benar. Pengolahan limbah menjadi suatu hal yang bermanfaat seperti pupuk organik dan biogas.

Selain alasan diatas hal yang mendasari saya masuk IPTP terlebih karena prospek pekerjaan kedepan masih sangat luas. Ilmu yang saya dapat ingin saya dedikasikan untuk daerah saya. Menjadikan daerah Tuban sentra peternakan sapi potong di Jawa Timur. Mengapa memilih sapi potong ? Beternak sapi potong merupakan usaha yang sangat menarik. Selain untuk memenuhi permintaan pasar daging yang masih belum terpenuhi, juga untuk mendorong timbulnya industri lain yang berbahan baku daging, kulit tulang dan bahan ikutannya. selain itu hal ini tak lepas dari program pemerintah yang mencanangkan swasembada daging pada tahun 2014. Sehingga  dengan ini Jawa Timur berkontribusi tinggi disana.

Filed in Uncategorized at 2:51 am

one comment